Gudang Dan Sistem Program Kasir

posted on 13 Oct 2016 08:06 by idenesia in Minimarket

Analisis dari system penjualan mulai dari program kasir hingga gudang seringkali mempunyai kekurangan yang sama juga dengan kekurangan yang ada pada system pemesanan serta pengiriman barang.
validasi dari supervisor tersebut. Jika pesanan barang yang dipesan oleh teknisi itu di setujui serta masihlah ada persediaannya, jadi sistem setelah itu yaitu penyerahan barang dari supervisor ke teknisi yang berkaitan. Sesudah teknisi terima barang itu, teknisi lalu memasangkannya pada unit yang bakal diperbaiki lantas menyerahkan faktur dan manajer tiap-tiap bln.. barang pada mengenai pengeluaran laporan bikin Supervisor supervisor. mendokumentasikan faktur yang di terima dari teknisi serta melaporkannya pada laporan pada sisi adminstrasi umum. Sisi administrasi umum kemudian
Sistem Terjadinya Pemesanan serta Pengiriman Barang


Berjalannya system persediaan barang berawal waktu terjadinya pemesanan barang yang di proser oleh program kasir untuk persediaan di rak gudang. Pemesanan barang diawali waktu sisi teknisi mengecek unit customer serta memperoleh ada barang yang perlu ditukar, lalu teknisi memberi penawaran pada customer. Jika customer sepakat jadi teknisi bakal memberi laporan harian pada administrasi umum.
Kemudian administrasi umum menyerahkan salinan penawaran pada administrasi gudang. Jika spare part yang disuruh tak ada di gudang jadi spare part itu dimasukkan dalam laporan keperluan spare part untuk lalu diserahkan pada sisi menyerahkan laporan bulanan pada manajer. finance, financebulanan pada laporan menyerahkan administrasi gudang serta umum adminstrasi Lalu masuk. barang data memasukan umum Administrasi itu, Sesudah finance. pada faktur salinan serta order delivery salinan menyerahkan juga umum finance untuk dianalisa. Jika di setujui jadi finance bakal bikin stok requisition, validasi serta menyerahkan stok requisition itu pada manajer untuk divalidasi. Kemudian stok requisition dikembalikan pada finance, lalu finance menyerahkan salinan stok requisition pada adminsitrasi gudang untuk disimpan serta administrasi umum untuk pemesanan barang. Administrasi umum pesan barang itu ke supplier. Sesudah barang pesanan disediakan supplier jadi sisi deliveryman mendatangi supplier untuk mengecek barang serta surat kelengkapan terlebih dulu, kemudian barang dibawa serta diserahkan pada administrasi gudang.  Lalu di tandatangani oleh administrasi gudang sesudah di check oleh keduanya. Kemudian, administrasi gudang membenahi barang di gudang lalu memasukkan data barang masuk serta menulis pada stok card. Kemudian administrasi gudang menyerahkan salinan delivery order, salinan faktur serta salinan stok requisition pada administrasi umum.